Apa yang dimulai sebagai proyek kesombongan telah menjadi salah satu mesin paling kuat di dunia seni. J. Paul Getty Trust tidak dimulai sebagai organisasi nirlaba global. Ini dimulai pada tahun 1953. Jean Paul Getty mendirikannya untuk membangun museum. Rumah aslinya terletak di Malibu, California.
Saat ini, pemandangannya terlihat berbeda. Perwalian tersebut sekarang menempati lima gedung di Getty Center di Los Angeles. Setiap struktur menampung lembaga tertentu. Pergeseran ini terjadi setelah tahun 1983. Saat itulah Getty melakukan diversifikasi.
Di Luar Tembok Galeri
Kebanyakan orang mengetahui museum ini. Mereka jarang mengetahui mekanisme di baliknya. Perwalian tersebut beroperasi sebagai yayasan swasta. Jangkauannya jauh melampaui bingkai di dinding.
Tujuan awalnya sederhana. Mendirikan museum. Itu berubah. Pada tahun 1983, fokusnya diperluas. Perwalian tersebut mulai mendukung restorasi seni. Ini mulai mendanai penelitian interdisipliner. Ini meluncurkan program untuk pendidikan seni. Bahkan mereka mulai melatih para pengelola museum.
Lima Institut, Satu Misi
Getty Center bukan hanya sebuah bangunan. Ini adalah pusat untuk pekerjaan khusus. Masing-masing dari lima bangunan memiliki tujuan yang berbeda.
- Sebuah lembaga mengembangkan database terkomputerisasi mengenai informasi sejarah seni.
- Pihak lain mendukung upaya restorasi dan konservasi seni.
- Tim peneliti menangani topik interdisipliner dalam sejarah seni.
- Program fokus pada humaniora terkait.
- Inisiatif pendidikan melatih generasi profesional museum berikutnya.
Struktur ini memungkinkan adanya spesialisasi yang mendalam. Hal ini juga mendorong penyerbukan silang antar lahan. Seorang konservator mungkin bekerja sama dengan pengembang basis data. Seorang pendidik mungkin berkolaborasi dengan sejarawan.
Dampak Global Melalui Hibah
Kepercayaan ini tidak hanya berlaku di Los Angeles. Jangkauannya bersifat global. Program Getty Grants mendukung proyek-proyek di seluruh dunia. Proyek-proyek ini fokus pada sejarah seni. Mereka juga fokus pada pemahaman teknik konservasi.
Mengapa ini penting bagi Anda? Jika Anda seorang pelajar, program pelatihan menawarkan jalur karier. Jika Anda adalah orang tua, inisiatif pendidikan membentuk cara generasi masa depan memandang seni. Jika Anda seorang pembelajar seumur hidup, database dan penelitian menyediakan akses terhadap pengetahuan yang dulunya terkunci.
Infrastruktur Seni Modern
Getty Trust telah berkembang. Itu pindah dari Malibu ke kompleks yang luas di LA. Ini berkembang dari museum tunggal menjadi yayasan multi-institut. Pekerjaannya sekarang mencakup teknologi, konservasi, dan pendidikan.
Hasilnya adalah dunia seni yang lebih mudah diakses. Basis data membuat informasi dapat dicari. Pekerjaan konservasi melestarikan benda-benda fisik. Pelatihan ini memastikan institusi berjalan secara efektif.
Namun pekerjaan masih berlangsung. Teknologi baru bermunculan. Tantangan konservasi terus berkembang. Pertanyaannya tetap: seberapa banyak sejarah seni yang dilestarikan bagi kita dibandingkan yang hilang ditelan waktu? Getty Trust mencoba menjawabnya melalui pendanaan dan penelitian.
Anda mungkin bertanya-tanya mengapa yayasan swasta mempunyai pengaruh seperti itu. Jawabannya terletak pada strukturnya. Pendanaan independen memungkinkan proyek jangka panjang. Hal ini mengabaikan tekanan jangka pendek dari hibah pemerintah.
Getty Trust membuktikan bahwa pelestarian seni bukan hanya sekedar menyimpan benda. Ini tentang membangun sistem. Sistem untuk pengetahuan. Sistem untuk keterampilan. Sistem untuk pemahaman.
Lain kali Anda mengunjungi Getty Center, lihatlah melewati lukisan-lukisan itu. Lihatlah gedung-gedungnya. Lihatlah orang-orang yang bekerja di dalam. Mereka adalah bagian dari mesin yang lebih besar. Salah satu yang sudah berjalan puluhan tahun. Dan itu masih terus berkembang.


















