Додому Pendidikan Metode & Materi Ajar Bagaimana Joseph Bertrand Mengubah Probabilitas dan Pendidikan Matematika

Bagaimana Joseph Bertrand Mengubah Probabilitas dan Pendidikan Matematika

Lahir di Paris pada 11 Maret 1822, Joseph Bertrand adalah seorang matematikawan yang tidak sekadar memecahkan masalah. Dia mendefinisikan ulang cara kita berpikir tentang peluang. Dia meninggal di kota yang sama pada tanggal 5 April 1900. Warisannya tidak hanya sekedar persamaan. Itu ada di dalam kelas. Dan dalam paradoks yang masih membingungkan siswa saat ini.

Dari Teknik ke Pendidikan

Bertrand berasal dari keluarga pemikir. Pamannya adalah Jean-Marie-Constant Duhamel. Ia menikah dengan jaringan ahli matematika terkenal. Paul Banding. Emile Borel. Charles Pertapa. Emile Picard. Ini bukan hanya nama-nama yang ada di buku teks. Mereka adalah kerabatnya.

Ia lulus dari École Polytechnique pada tahun 1839. Ia meraih gelar doktor di bidang termodinamika. Di awal karirnya, ia bekerja di bidang teknik. Dia mengajar di École Nationale Supérieure des Mines. Dia juga mengajar di Collège Saint-Louis.

Kemudian, dia pindah ke panggung yang lebih besar. Dia mengajar di École Normale Supérieure. Dia mengambil kursi di École Polytechnique. Dia bahkan mengajar di Collège de France.

“Pengaruhnya dalam mempromosikan matematika dan ahli matematika sangat terasa.”

Dia bukan hanya seorang peneliti. Dia adalah seorang pendidik. Dia ingin matematika dipahami. Bukan sekadar dihitung.

Kalkulus Probabilitas

Pada tahun 1889, Bertrand menerbitkan Calcul des probabilités. Buku ini memperkenalkan paradoks Bertrand.

Apa masalahnya? Pertanyaan ini menanyakan tentang peluang tali busur acak suatu lingkaran lebih pendek dari jari-jarinya. Jawabannya bergantung pada bagaimana Anda mendefinisikan “acak”.

Ini bukan pertanyaan jebakan. Ini adalah masalah mendasar dalam probabilitas statistik. Hal ini menunjukkan bahwa konsep sederhana sekalipun memerlukan definisi yang tepat. Jika Anda tidak menentukan metode Anda, Anda mendapatkan jawaban yang berbeda.

Namanya juga dikaitkan dengan kurva Bertrand dalam geometri diferensial. Ini adalah kurva spesifik dengan sifat unik. Mereka muncul dalam teori kurva dan permukaan.

Lebih Dari Sekadar Matematika

Bertrand menulis buku teks. Dia menulis biografi. Dia menulis tentang D’Alembert pada tahun 1889. Dia menulis tentang Pascal pada tahun 1891. Dia mengedit Journal des Savants dari tahun 1865 hingga kematiannya.

Dia menulis artikel populer tentang sejarah sains. Dia membuat matematika dapat diakses. Dia tidak bersembunyi di balik jargon.

Pada tahun 1856, ia terpilih menjadi anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Prancis. Ia menjadi sécrétaire perpétuel pada tahun 1874. Ia memegang posisi ini sampai ia meninggal. Dia menggunakan peran ini untuk mempromosikan matematika. Dia mendukung matematikawan lainnya.

Pada tahun 1884, ia bergabung dengan Akademi Sastra Perancis. Dia berpindah-pindah antara sains keras dan sastra. Dia tidak terbatas pada satu kotak.

Mengapa Dia Penting Saat Ini

Siswa masih mempelajari paradoksnya. Insinyur masih menggunakan aplikasi persamaan diferensialnya. Pendidik masih memperhatikan metode pengajarannya.

Bertrand menerapkan termodinamika pada mekanika analitik. Dia memperjelas ide-ide kompleks. Ia menunjukkan bahwa matematika tidak hanya abstrak. Itu terhubung dengan dunia nyata.

Karyanya mengenai probabilitas statistik tetap relevan.

Exit mobile version