Olimpiade Musim Dingin menampilkan prestasi fisik yang luar biasa, namun di balik layar, metrik mendasar menentukan kesuksesan: VO₂ maks. Ukuran ini, yang mewakili jumlah maksimum oksigen yang dapat digunakan tubuh Anda selama latihan intens, tidak hanya penting bagi atlet elit—tetapi juga merupakan indikator kuat mengenai kesehatan secara keseluruhan dan umur panjang bagi semua orang.
Apa itu VO₂ Maks?
VO₂ max mencerminkan seberapa efisien paru-paru Anda mengantarkan oksigen ke aliran darah dan seberapa efektif pembuluh darah Anda mengangkutnya ke otot selama aktivitas. Ini dianggap sebagai standar emas untuk kebugaran kardiorespirasi oleh American College of Sports Medicine. Meskipun rata-rata orang berusia 40 tahun memiliki VO₂ maksimal sekitar 35 mililiter per kilogram per menit, beberapa atlet Olimpiade, seperti pendaki gunung ski, dapat mencapai nilai tersebut di tahun 80an—dan bahkan lebih jauh lagi. Pemain ski lintas alam elit dan pengendara sepeda Tour de France juga memiliki nilai VO₂ maks yang sangat tinggi, beberapa di antaranya mencapai lebih dari 90. Seorang atlet triatlon Norwegia bahkan mencatat rekor dunia VO₂ maks sebesar 101,1.
Debut pendakian gunung ski di Olimpiade Musim Dingin 2026 akan menguji VO₂ max atlet dalam kondisi ekstrim: tanjakan terjal di ketinggian sambil membawa alat berat. Tes brutal ini tidak hanya membutuhkan kapasitas aerobik tetapi juga kekuatan ledakan. Atlet skimo papan atas menggabungkan VO₂ maks yang tinggi dengan kekuatan tubuh bagian atas dan bawah yang kuat dibandingkan dengan berat badan mereka.
Mengapa Penting untuk Kesehatan Sehari-hari
VO₂ max tidak hanya untuk atlet elit. Penelitian menunjukkan hubungan kuat antara VO₂ maks yang lebih tinggi dan umur panjang yang luar biasa. Bahkan perbaikan kecil pun dapat mengurangi risiko kematian dini secara signifikan. Sebuah penelitian terhadap lebih dari 122.000 orang dewasa menemukan bahwa peningkatan bertahap VO₂ max berkorelasi dengan tingkat kelangsungan hidup yang lebih lama.
Bagi mereka yang memulai dengan gaya hidup yang tidak banyak bergerak, meningkatkan VO₂ max relatif mudah—peningkatan sebesar 20% dapat dicapai melalui olahraga dasar, sehingga tugas sehari-hari seperti menaiki tangga atau berjalan di bukit menjadi lebih mudah dilakukan. Namun, untuk individu yang cukup bugar, memaksimalkan VO₂ max memerlukan pelatihan yang ditargetkan: 75–80% latihan dengan intensitas sedang, dengan sisa latihan pada intensitas yang lebih tinggi, termasuk pengerahan tenaga maksimum (misalnya, lari cepat di bukit untuk pelari).
Mengukur dan Meningkatkan VO₂ Maks
VO₂ max biasanya diukur di laboratorium menggunakan masker untuk menganalisis gas dari hidung dan mulut. Para ilmuwan sering melakukan simulasi gerakan olahraga tertentu selama pengujian untuk memastikan hasil yang akurat, karena atlet tidak akan lelah sebelum sistem kardiovaskularnya mengalami kelelahan.
Namun, pelacakan VO₂ max tidak diperlukan bagi kebanyakan orang. Cara sederhana untuk memantau peningkatan kebugaran adalah dengan menilai kinerja dari waktu ke waktu. Jika waktu 5K Anda meningkat setelah enam bulan pelatihan, kebugaran Anda juga meningkat.
Pada akhirnya, VO₂ max adalah salah satu bagian dari teka-teki. Kekuatan, keseimbangan, dan fleksibilitas sama pentingnya untuk keberhasilan atletik dan kesehatan secara keseluruhan. Atlet, dan manusia, menilai kesuksesan mereka berdasarkan performa, bukan hanya berdasarkan angka.
Meningkatkan VO₂ max dapat memperpanjang umur Anda, mengurangi risiko kesehatan, dan meningkatkan aktivitas sehari-hari. Baik Anda seorang atlet Olimpiade atau atlet kasual, berinvestasi dalam kebugaran kardiorespirasi adalah langkah cerdas untuk performa dan kesejahteraan.






















