Afasia adalah gangguan komunikasi yang serius. Ini mempengaruhi cara seseorang memproses kata-kata. Beberapa orang menyebutnya disfasia. Masalah utamanya adalah kerusakan pada bagian otak tertentu. Lobus frontal dan temporal biasanya merupakan area yang bermasalah. Ketika zona-zona ini dirusak, ekspresi dan pemahaman bahasa akan terganggu.

Penyebabnya bermacam-macam. Trauma kepala bisa menjadi pemicunya. Tumor otak mungkin menekan area sensitif. Stroke adalah penyebab umum. Infeksi juga dapat menyebabkan kondisi ini. Tingkat keparahannya tergantung pada bagian otak mana yang terluka. Anda mungkin kehilangan kemampuan untuk menyusun kata-kata secara bermakna. Ucapan menjadi terfragmentasi atau tidak masuk akal.

Pemulihan mungkin terjadi. Terapi wicara sering kali direkomendasikan. Terapis membantu pasien membangun kembali keterampilan bahasa. Otak memiliki kemampuan unik untuk beradaptasi. Area lain dapat mengambil alih beberapa fungsi bahasa. Ini disebut neuroplastisitas. Perbaikan dapat terjadi melalui proses ini. Ini membutuhkan waktu dan usaha. Namun banyak orang mendapatkan kembali kemampuan komunikasi yang signifikan.